Menu Bar

.

Kamis, 06 Februari 2014

Roadshow Gemar Membaca

KANTOR Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupetan Kubu Raya bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional menggelar kegiatan “Road Show Pemasyarakatan Kegemaran Membaca dan Deklarasi Kubu Raya Membaca 2013, yang  dilaksanakan besok (Kamis, 21/11) di Sungai Raya.
Kepala Arpusda Kabupaten Kubu Raya, Jipridin mengatakan pada dasarnya kegiatan tersebut merupakan program perpustakaan nasional, namun dipercayakan kepada Arpusda untuk melaksanakannya. “Jadi kegiatan ini sangat sesuai dengan apa yang selama ini kita canangkan, yakni Kubu Raya membaca,” katanya, Rabu (20/11).
Jipridin menjelaskan pada dasarnya tujuan dari kegiatan road show dan deklarasi Kubu Raya membaca adalah untuk menggairahkan semangat dan minat baca masyarakat agar benar-benar tumbuh dan mencintai buku.
“Selama ini kita mengenal ada empat budaya masyarakat, yakni menonton, mendengar, bertutur dan membaca. Mungkin budaya menonton, mendengar dan bertutur sudah tidak asing lagi, sehingga budaya membaca memang harus dipacu. Dan Alhamdulillah di Kalbar kita yang dipercayai Perpusnas untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” ucapnya.
Jipridin menuturkan, kemungkinan kepercayaan Kubu Raya sebagai pelaksana kegiatan tersebut berdasarkan hasil evaluasi bantuan buku yang diberikan sejak 2012 hingga sekarang, yang mencapai 1600 buku yang mana mampu dimanfaatkan untuk menambah wawasan pengetahuan masyarakat. 
“Sebelumnya saya diundang untuk mengevalusai bantuan buku tersebut, dan tidak lama kemudian surat dari pusat kita terima dan meminta Kubu Raya menjadi tuan rumah gerakan nasional membaca. Mungkin kita dianggap mampu melakukan pemasyarakatan budaya membaca meski sebagai kabupaten termuda,” tukasnya.
Jipridin mengakui, memang minat baca di Kabupaten Kubu Raya setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal itu dapat dilihat dari data pengunjung yang datang ke Aprusda berdasarkan klasifikasi, baik masyarakat, pelajar dan mahasiswa maupun birokrasi.
“Untuk jumlah buku sejak 2008 sampai sekarang jumlahnya terus bertambah, total koleksi buku yang kita punya mencapai  10.647 eksampler dengan berbagai judul buku. Sementara jumlah pengunjung per satu hari mencapai sepuluh hingga 20 orang. Dari Januari sampai Oktober jumlah pengunjung sebanyak 650 orang,” ungkapnya. (adg)

Baca Selengkapnya:
http://www.pontianakpost.com/pro-kalbar/kubu-raya/11091-road-show-gemar-membaca.html

Selasa, 04 Februari 2014

Pencanangan Kubu Raya Membaca Tahun 2013

DEKLARASI
PENCANANGAN GERAKAN KUBU RAYA MEMBACA




Gerakan Kubu Raya membaca secara resmi dicanangkan oleh  Bupati  Kubu  Raya  pada   tanggal 21 November 2013, dengan mencermati potensi perpustakaan umum daerah, kecamatan dan desa. Maka,  pembangunan perpustakaan membutuhkan akselerasi dalam bentuk keterpaduan program antara Pemrintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui akses perpustakaan yang memadai sampai ke tingkat desa, maka 9 (sembilan) camat se Kabupaten Kubu Raya menyatakan sepakat:
1.  Membentuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dalam rangka pemasyarakatan minat baca;
2.  Melaksanakan promosi, gerakan Kubu Raya membaca pada komunitas di wilayah masing-masing;
3.  Memberdayakan perpustakaan umum Kecamatan dan Desa dalam menunjang keberhasilan gerakan Kubu Raya membaca;
4.  Mendorong dan memfasilitasi seluruh lapisan masyarakat untuk belajar seumur hidup dan pendidikan untuk semua;

5.  Mendorong Pemerintah Pusat untuk menyedikan sarana dan prasarana bacaan sampai di pedesaan. 

Lomba Bercerita Tingkat Kabupaten Kubu Raya Tahun 2012

Adapun kegiatan lomba bercerita Tingka SD/MI Se Kabupaten Kubu Raya pada tanggal 19 September 2012 di Fresh Resto Sungai Raya yaitu diikuti oleh 17 peserta dari beberapa Kecamatan Kabupaten Kubu Raya rinciannya sebagai berikut:
a.       3 peserta dari Kecamatan Terentang
b.      4 peserta dari Kecamatan Rasau Jaya
c.       4 peserta dari Kecamatan Sungai Raya
d.      1 peserta dari Kecamatan Kubu
e.       3 peserta dari Kecamatan Kuala Mandor B
f.       2 peserta dari Kecamatan Sungai Kakap

Berdasarkan penilaian dewan juri adapun daftar juara peserta lomba berceritan SD/MI Se-Kabupaten sebagai berikut:
a.       Juara I Putra atas nama Riki dari Kecamatan Terentang
b.      Juara II Putra atas nama Setyo Nugroho dari Kecamatan Rasau Jaya
c.       Juara III Putra atas nama Fajar Dewa Saputra dari Kecamatan Sungai Kakap
d.      Juara Harapan I Putra atas nama Hermadi dari Kecamatan Kuala Mandor B
e.       Juara Harapan II Putra atas nama Rizqi Rama Fitrah dari Kecamatan Rasau Jaya
f.       Juara Harapan III Putra atas nama Pramanialdy dari Kecamatan Sungai Raya
Sedangkan untuk putri yaitu:
a.       Juara I Putri atas nama Yuki Ardiyani dari Kecamatan Terentang
b.      Juara II Putri atas nama Annisa Umniyah dari Kecamatan Teretang
c.       Juara III Putri atas nama Dhea Febrila dari Kecamatan Sungai Raya
d.      Juara Harapan I Putri atas nama Nurlaili Kurniawati dari Kecamatan Rasau Jaya
e.       Juara Harapan II Putri atas nama Najwa Allyda Azzahra dari Kecamatan Sungai Raya
f.       Juaran Harapan III Putri atas nama Nilam Cahaya dari Kecamatan Kuala Mandor B.


Senin, 03 Februari 2014

Sejarah Berdiri Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kab. Kubu Raya



Pada Awalnya Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kubu Raya bernama Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Kubu Raya sesuai dengan Peraturan Bupati  Kubu Raya Nomor 1 Tahun 2008 pada tanggal 24 Januari 2008, Pasal 87 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kubu Raya pada masa Pj. Bupati Drs. Kamaruzzaman, MM. Dalam Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Kubu Raya terdiri dari Kepala Kantor, Sub Bagian Tata Usaha, Seksi Perpustakaan, Seksi Arsip dan Dokumentasi dan Kelompok Jabatan Fungsional. Kemudian Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 47 Tahun 2008, Pasal 102 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 1 Tahun 2008 pada tanggal 27 Oktober 2008 masih dipegang oleh Pj. Bupati Kubu Raya Drs. Kamaruzzaman. MM, tentang pembentukan, susunan, organisasi, dan tata kerja perangkat daerah Kabupaten Kubu Raya dalam struktur organisasi teridiri dari Kepala Kantor, Subbag Tata Usaha, Seksi Pengelolaan dan Penataan Arsip, Seksi Penilaiaan dan Pelestarian Arsip, Seksi Akuisisi dan Pelayanan Perpustakaan, dan Kelompok Jabatan Fungsional. Setelah Jabatan definitif Bupati Kubu Raya dijabat oleh Muda Mahendrawan, SH maka dilakukan perombakan SKPD di lingkungan Kabupaten Kubu Raya, maka dibentuklah Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya Nomor 14 Tahun 2009 tanggal 12 November 2009 tentang Stuktur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kubu Raya pada Pasal 126 di bentuk Lembaga Teknis Daerah yaitu salah satunya Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kubu Raya. Implementasi Peraturan BUpati Kubu Raya Nomor 91 Tahun 2009 pada tanggal 21 Desember 2009 tentang Struktur, Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kubu Raya.


Visi:





Terwujudnya informasi Faktual dan Cerdas
 menuju Kubu Raya yang terdepan dan berkualitas.







Misi:





1. Menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM)
     aparatur yang bermutu dan bermartabat.
2. Meningkatkan sistem pengelolaan dan pemeliharaan
     kearsipan melalui penyediaan data yang akurat.
3. Mewujudkan pelayanan, sarana dan prasarana

Perpustakaan yang bersahabat

Motto:



Membaca merupakan telaga ilmu jadikan perpustakaan sebagai wisata
Pengetahuan


Depan Kantor

Perpustakaan "Guru yang Tak Pernah Marah"



Assalamu'alaikum wr. wb.

Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan telah menetapkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan umum dilakukan oleh pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintahan kabupaten/kota termasuk didalamnya perpustakaan desa/kelurahan. Keberadaan perpustakaan di Lingkungan masyarakat kota, kecamatan dan desa adalah sebuah berkah yang wajib disyukuri untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera, arif dan bijaksana.
Sesungguhnya kesadaran akan pentingnya perpustakaan umum yang biasa disebut sebagai “Universitas Rakyat” bagi masyarakat sudah memadai, sayangnya banyak perpustakaan umum daerah yang  belum mampu memenuhi dan mengkondisikan akan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu sudah selayaknya apabila para pemangku kepentingan dan pemangku kekuasaan mempunyai perhatian akan arti penting dan keberadaan perpustakaan di daerahnya, selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian Urusan pemerintah yang menyatakan perpustakaan salah satu urusan wajib.
Untuk mencapai hasil yang diharapkan perpustakaan harus dapat menjalankan 5 fungsi perpustakaan umum secara benar dan optimal, yaitu:
 1. Fungsi penerangan dan penyebaran informasi; 
 2. Fungsi pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat; 
 3. Fungsi penelitian dan pelestarian;
4. Fungsi sosial, budaya, dan rekreasi; 
 5. Fungsi inspirasi dan apresiasi.
Kelima fungsi tersebut bila dirangkum menjadi sebuah kesatuan akan dapat menjadikan perpustakaan umum daerah sebagai pusat sumber belajar dan keterampilan hidup masyarakat (Learning and Life Skill Community Resource Center).
                          “Change we can believe in (perubahan adalah apa yang kita percaya)”
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Rabu, 29 Januari 2014

Memberdayakan Informasi bagi masyarakat Kubu raya

Informasi merupat aset vital dalam kehidupan di dunia. karena ia dapat memberi kepuasan pengguna. Untuk itu pemeliharaan harus diupayakan sebagai wujud pelestarian informasi